Agar Bisa Menyerap Pelajaran dan Pelatihan di Sekolah Penerbangan

Apakah saat ini Anda sedang melanjutkan pendidikan di sekolah pilot swasta di Indonesia, seperti Nusa Flying International? Jika iya, syukuri apa yang sudah Anda dapatkan karena di luar sana ada banyak orang ingin belajar di sekolah penerbangan tapi tidak mampu mewujudkannya karena berbagai alasan. Meskipun begitu, kebanyakan kadet justru tidak bisa bersyukur. Hal ini ditunjukkan dengan ketidakseriusan mereka dalam belajar dan latihan. Alhasil, nilai mereka jelek dan gagal mendapatkan jam terbang yang berkualitas. Di samping itu, kemampuan mereka terbilang kalah jauh dari kadet lainnya. Apabila Anda tidak ingin menjadi lulusan yang tidak berkualitas, serap pelajaran dan pelatihan seoptimal mungkin. Caranya?

belajar di sekolah pilot

Pastikan untuk sarapan

Sarapan? Sebagian orang mungkin akan berpikir bahwa hal ini tidak begitu penting tapi ketahui bahwa dengan sarapan, tubuh akan merasa lebih baik dan lebih siap untuk melakukan beragam aktivitas di sekolah pilot. Jika Anda melanjutkan pendidikan di sekolah penerbangan Filipina atau pun di Indonesia, biasanya makanan disediakan tiga kali sehari atau Anda bisa membeli makanan lain jika menginginkannya. Oya, menu sarapan sebaiknya yang sehat dan bergizi agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Di samping itu, pastikan untuk tidak makan terlalu banyak karena hal ini bisa menyebabkan sakit perut atau gangguan pencernaan.

Jaga fokus

Menjaga fokus selama proses belajar dan pelatihan adalah hal yang sangat penting. Siapkan diri Anda dan berkonsentrasilah pada materi dan program latihan yang diberikan. Bila Anda membawa handphone ke dalam kelas, sebaiknya dimatikan terlebih dahulu atau aktifkan mode diam agar tidak mengganggu konsentrasi. Apabila teman sekelas Anda usil atau mengajak ngobrol, abaikan terlebih dahulu dan bila ada kesempatan, bilang kepadanya untuk fokus belajar. Bagaimana jika dia tidak mau mendengarkan Anda? Sebaiknya diabaikan atau pindah tempat duduk agar Anda merasa aman dan nyaman. Instruktur pun tidak akan tinggal diam apabila ada kadet yang suka membuat onar dan ribut di dalam kelas.

Di sisi lain, terkadang ada saja sesuatu hal yang dipikirkan sehingga tanpa sadar pikiran entah melayang kemana. Tidak hanya itu saja, rasa kantuk juga terkadang datang tiba-tiba sehingga fokus menjadi berkurang. Untuk mengatasi hal ini, cobalah untuk tetap tenang dan usahakan untuk berkonsentrasi. Istirahat yang cukup di malam hari agar tidak ngantuk ketika berada di kelas.

Manfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin

Otak manusia memiliki batasan untuk menyerap pelajaran dan pelatihan. Apabila setiap waktu otak selalu bekerja keras untuk melakukan tugasnya, akan timbul rasa bosan dan tertekan cepat atau lambat. Jika hal ini sudah terjadi, akan sangat sulit untuk mengembalikan mood dan semangat belajar dan berlatih sehingga kemampuan dan wawasan tak akan pernah lebih baik dari kadet lain. Oleh karena itu, jangan paksa diri untuk terus belajar dan latihan. Bila sudah waktunya untuk beristirahat, manfaatkan waktu tersebut untuk menyegarkan pikiran dan tubuh dengan cara mendengarkan musik favorit, ngobrol dengan teman-teman, main basket, nonton film favorit, makan, dan lain sebagainya. Pastikan bahwa kegiatan yang dilakukan selama jam istirahat bermanfaat dan bisa membuat pikiran dan tubuh lebih rileks dan segar. Dengan begitu, ketika jam pelajaran kembali dimulai, Anda bisa kembali menjaga fokus dan mengikuti pelajaran dan pelatihan sampai berakhir.

Semakin baik kemampuan Anda dalam menyerap semua materi dan program latihan, semakin bagus wawasan dan kemampuan Anda.

Ragam Kendala Bagi Kadet yang Tak Lagi Muda di Sekolah Pilot

kadetMenuntut ilmu tidak memandang jenis kelamin, usia, adat istiadat, dan agama. Ya, semua orang dari berbagai lapisan masyarakat berhak menuntut ilmu di berbagai sekolah, perguruan tinggi, dan universitas, termasuk sekolah pilot untuk meningkatkan wawasan dan menggapai cita-cita. Sayangnya, beberapa orang beranggapan bahwa orang yang sudah di berusia 30 tahunan tidak bisa lagi masuk ke sekolah pilot sehingga calon-calon kadet yang usianya tergolong tidak lagi muda berkecil hati dan mengurungkan niat mereka. Sebenarnya, hal ini tidaklah benar karena maskapai penerbangan masih mau mempekerjakan pilot yang usianya mencapai 33 tahun. Itu artinya masih ada kurang lebih 3 tahun untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan diri untuk menjadi pilot di maskapai penerbangan.

Apakah Anda berusia 30 tahun dan berminat untuk sekolah di sekolah pilot? Jika iya, pastikan untuk mengetahui daftar sekolah pilot (penerbang) pilihan agar tak salah pilih sekolah. Pastikan juga bahwa Anda memilih sekolah penerbangan dengan durasi pendidikan 1 sampai 1,5 tahun saja agar Anda masih berpeluang untuk bekerja di airline. Oya, sebelum Anda benar-benar mendaftar dan menjadi kadet di sekolah pilot, ada baiknya untuk mengetahui apa saja kendala yang cepat atau lambat akan Anda hadapi selama menuntut ilmu di sana:

Komunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris

Dalam proses belajar dan pelatihan nantinya, bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi adalah bahasa Inggris. Jika dulunya Anda sudah memiliki dasar kemampuan berbahasa Inggris yang cukup lumayan, masalah ini bisa terpecahkan seiring berjalannya waktu. Namun, apabila Anda adalah orang yang tidak menyukai bahasa ini, hal ini akan menjadi problematika tersendiri untuk Anda. Belajar adalah satu-satunya cara yang bisa Anda tempuh untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, masalahnya adalah kemampuan untuk mengingat dan memahami bahasa Inggris bukanlah hal yang mudah. Hal ini akan bertambah sulit dengan usia Anda yang sudah tidak lagi begitu muda. Meskipun terbilang sulit, tidak perlu khawatir karena selama Anda memiliki niat dan semangat untuk belajar, Anda pasti bisa. Sangat disarankan untuk mengambil kursus bahasa Inggris sebelum masuk sekolah pilot dan ketika menempuh ground school.

Oya, perlu Anda ketahui bahwa hubungan calon pilot dan bahasa Inggris sangatlah kuat karena bahasa ini akan dipakai selama Anda menerbangkan pesawat dan berkomunikasi dengan staf air traffic controller (ATC).

Adaptasi dengan kadet-kadet yang lebih muda

Perlu Anda ketahui bahwa kebanyakan peserta didik yang ada di flying school berusia di bawah 30 tahun. Itu artinya mereka jauh lebih muda dari pada Anda. Selama mengikuti proses belajar dan pelatihan, tentu saja mereka yang akan menjadi teman Anda. Untuk itu, Anda harus mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan mereka. Mungkin terbilang gampang tapi sadari bahwa Anda akan melihat perbedaan ide, fashion, budaya, dan lain sebagainya. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Anda harus pandai bergaul dan mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka agar selama berada di sekolah pilot, Anda bisa mendapatkan ketenangan dan kenyamanan.

Kesehatan tubuh

Di usia 30 tahunan, kekebalan tubuh akan semakin berkurang. Apalagi jika Anda jarang sekali berolahraga dan tidak menerapkan gaya hidup sehat. Bisa-bisa Anda demam, pusing kepala, dan mengalami gangguan kesehatan lainnya selama tinggal di asrama. Oleh sebab itu, masalah kesehatan tubuh harus diperhatikan dan dijaga dengan baik. Agar tak mudah sakit, rajinlah berolahraga, minum air putih 8 gelas per hari, istirahat yang cukup, makan dan minum makanan dan minuman yang sehat, hindari rokok dan alkohol serta makanan siap saji. Bila perlu, konsumsi suplemen yang dapat menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh Anda.

Tips untuk Mendapatkan Beasiswa Masuk Sekolah Pilot

beasiswa masuk sekolah pilotUntuk bisa memujudkan impian menjadi seorang pilot, tentunya langkah pertama harus masuk sekolah pilot terlebih dahulu. Ada banyak sekolah pilot yang tersebar baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Meskipun masuk sekolah pilot di dalam maupun di luar negeri, tentunya masalah biaya sama yaitu sama-sama mahal. Namun, apa daya jika Anda ingin memujudkan impian menjadi seorang pilot, tentunya Anda harus menerima kenyataan untuk membayar sekolah pilot dengan biaya yang cukup besar. Untuk di Indonesia sendiri Anda harus menyiapakan biaya lebih kurang 500 jutaan rupiah. Namun, jika Anda masuk sekolah yang notabennya negeri, maka tidak sampai 500 juta rupiah. Meskipun tidak sampai, tentunya masih tetap besar biaya yang harus dibayar untuk masuk sekolah pilot. Nah, bagaiman dengan Anda yang tidak punya uang tapi ingin masuk sekolah pilot? Jawabnya dengan cara mencari beasiswa. Tidak sedikit juga sekolah pilot memberikan kesempatan bagi seseorang yang memiliki minat menjadi pilot dan tidak punya uang untuk bisa mewujudkan impiannya masuk sekolah pilot.

Nah, bagiaman untuk mendapatkan beasiswa masuk sekolah pilot? Untuk Anda yang ingin masuk sekolah pilot dengan beasiswa, maka berikut ini ada beberapa tipsnya.

Cari informasi mengenai beasiswa

Tips pertama untuk Anda yang ingin masuk sekolah pilot dengan cara mendapatkan beasiswa, maka Anda harus mencari informasi. Meskipun pihak sekolah Anda memberkikan informasi mengenai beasiswa sekolah pilot, tapi tidak ada salahnya untuk lebih pasti Anda mencari tahu sendiri informasi mengenai beasiswa dengan meliat di internet. Dengan Anda mencari informasi sendiri mengenai beasiswa, tentunya informasi yang didapatkan oleh Anda tidak hanya dari sekolah saja, tapi Anda dapat mencari tahu informasi sekolah pilot dimana saja yang memberikan tawaran mengenai beasiswa. Selain itu, Anda bisa mencari tahu syarat apa saja untuk bisa mengikuti pendaftaran untuk mendapatkan beasiswa. Luangkan waktu Anda untuk update terus menerus mencari informasi mengenai beasiswa.

Belajar dengan sungguh-sungguh

Setelah Anda mendapatkan informasi mengenai beasiswa, maka tips kedua untuk mendaptkan beasiswa dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh. Untuk menerima beasiswa bukan hal yang mudah. Apalagi beasiswa untuk masuk sekolah pilot, banyak peminatnya. Dengan banyaknya orang yang menginginkan untuk mendapatkan beasiswa, tentunya menjadi lawan Anda untuk bisa masuk atau tidak. Untuk masuk atau menerima beasiswa, tentunya Anda akan melalui berbagai rangkaian. Salah satu tes yang harus diikuti agar bisa masuk sekolah pilot dengan mendapatkan beasiswa, maka Anda harus belajar dengan sungguh-sungguh.

Jaga kesehatan

Tips terakhir adalah menjaga kesehatan. Tentunya Anda berpikir apa hubungan mendapatkan beasiswa dengan menjaga kesehatan. Jawabanya ada hubunganya, karena untuk mendapatkan beasiswa Anda tidak hanya dites mengenai akademik saja, tapi juga tes kesehatan. Selain itu juga, jika Anda dalam kondisi sakit dan akan mengikuti tes untuk mendapatkan beasiswa, tentunya Anda tidak akan semangat dan tidak fokus untuk menjawab soal-soal yang ada. Oleh karena itu, Anda harus menjaga kesehatan dengan baik, baik itu Anda yang ingin mendapatkan beasiswa maupun tidak. Sayang bukan jika ada kesempatan untuk mendapatkan beasiswa tapi Anda tidak bisa ikut karena sakit.

Bagi Anda yang ingin masuk sekolah pilot dengan mendapatkan beasiswa, maka Anda harus rajin belajar. Adapun pelajar yang harus dipelajari seperti bahasa Inggris dan hitung-hitungan. Nah, semoga artikel di atas dengan judul “ Tips untuk Mendapatkan Beasiswa Masuk Sekolah Pilot” bermanfaat buat semua.