Alasan Mengapa Harus Pilih Sekolah Pilot Luar Negeri

Sekolah Pilot Luar NegeriImpian menjadi seorang penerbang dengan gaji yang tinggi kemungkinan besar bisa diwujudkan dengan melanjutkan pendidikan terlebih dahulu di sekolah pilot. Anda akan belajar tentang ilmu penerbangan lebih dalam. Kendatipun dahulunya Anda adalah lulusan dari SMK Penerbangan, akan tetapi hal tersebut belumlah cukup untuk menjadi seorang pilot dan bekerja di maskapai-maskapai pada umumnya. Sebab, resiko seorang pilot sangat besar salah satunya keselamatan penumpang sangat penting untuk diprioritaskan. Oleh karena itu, pendidikan harus dilanjutkan ke sekolah pilot dengan berbagai pelatihan untuk menggali kemampuan lebih maksimal, baik secara teori maupun praktik.

Dalam memilih sekolah pilot, pastikan tidak sembarangan. Tidak semua sekolah pilot punya program yang bagus dan sistem belajar yang mendukung, malah ada sebagian yang memiliki para cadet terlantar karena tak punya fasilitas memadai untuk latihan terbang. Padahal biaya sekolah pilot sangat mahal mencapai 800 juta rupiah Indonesia, tentu akan sangat rugi bila terjebak di sekolah pilot yang abal-abal. Untuk itu, penting dalam memilih sekolah pilot yang benar-benar berkualitas supaya bisa menjadi seorang pilot yang handal dan berpengalaman. Dari banyaknya pilihan sekolah pilot dalam negeri, sebagian besar orang juga tidak sedikit yang memilih sekolah penerbangan luar negeri seperti di Filipina, Amerika, Australia, India, Malaysia, dan lain-lain. Alasannya:

Durasi pendidikan lebih singkat

Sekolah penerbangan luar negeri kebanyakan menawarkan durasi pendidikan yang lebih singkat kurang lebih 1 tahun, sedangkan di lokal kemungkinan bisa mencapai 1,5 atau bahkan 2 tahun baru lulus. Hal ini dikarenakan sekolah penerbangan luar negeri memiliki fasilitas lengkap dan mendukung di antaranya bandara dan pesawat latih milik sendiri dengan perbandingan 1 pesawat untuk 5 orang. Jadi, para cadet bisa belajar praktik dengan cepat sehingga mendapat ilmunya lebih juga lebih maksimal. Jelas akan sangat berbeda tentunya dengan sekolah-sekolah yang belum memiliki fasilitas memadai atau hanya punya sedikit pesawat latih sehingga harus ngantri menuggu giliran terbang, belum lagi durasi menyalakan mesin pesawat jadi waktu untuk terbang juga bisa minim. Itulah sebabnya sekolah pilot luar negeri lebih menjanjikan untuk cepat lulus dalam waktu singkat ketimbang sekolah pilot lokal yang dengan jumlah fasilitas minim.

Pengetahuan dan kemampuan terbang maksimal

Seperti yang telah dibahas pada uraian di atas bahwa, sekolah pilot asing banyak memiliki fasilitas yang memadai sehingga akan sangat mendukung pada cadet untuk memperoleh pengetahuan dan kemampuan terbang secara maksimal sehingga mengizinkan untuk mengisi kebutuhan pilot dunia. Di samping itu, pengetahuan juga bisa bertambah oke karena mampu mengenal budaya orang asing dari beberapa negara, memiliki banyak pengalaman, dan relasi serta bisa berbahasa internasional dengan bagus. Apalagi di dalam dunia penerbangan harus lihai berbahasa Inggris, tentunya lingkungan yang dipenuhi oleh orang asing sangat besar manfaatnya dalam membantu menyempurkan kemampuan berbahasa yang dimiliki.

Peluang kerja lebih besar

Meski lulusan sekolah pilot luar negeri harus melalui endorsement atau pelatihan terlebih dahulu di negara lokal oleh departmen perhubungan baru bisa melamar kerja, akan tetapi peluang kerja lulusan sekolah pilot luar negeri terhitung lebih besar. Sebab, kesempatan melamar kerja pilot lebih cepat karena durasi pendidikan relatif singkat, bahkan pula tidak menutup kemungkinan Anda bisa bekerja di maskapai luar negeri karena pendidikan yang ditempuh sudah sesuai dengan standar di negara mereka. Jadi, peluang kerja untuk lulusan sekolah pilot luar negeri bisa lebih besar karena dari latar belakang pendidikan yang mendukung. Endorsement biasanya hanya berlangsung sekitar 1 hingga 2 bulan saja dan pelatihan tersebut akan dilakukan di sekolah pilot. Sementara untuk biayanya berkisar dari $5.500-$7.500.

Melihat betapa menggiurkannya sekolah pilot luar negeri bukan berarti mengecilkan hati untuk memilih sekolah pilot lokal. Hanya saja, sekolah pilot luar negeri memiliki nilai plus bila mampu memilih sekolah penerbangan yang memang benar-benar tepat.

Alasan Pilot Menambah Jam Terbangnya

Menjadi seorang pilot harus siap dengan sejuta konsekuensi, mulai dari mental sampai kesehatan tubuh yang harus diibaratkan layaknya baja. Pilot harus memiliki mental yang kuat karena pekerjaannya yang tidak sama seperti pegawai kantoran, di mana sering berpindah-pindah maskapai terutama untuk penerbangan transit. Jauh dari sanak saudara tentu menjadi resiko yang tidak dapat dihindari oleh profesi yang satu ini, bahkan termasuk di hari besar. Begitu pula untuk kesehatan tubuh, biasanya pilot kerap mengalami masalah yang serius terhadap kesehatan mereka akibat jam terbang yang secara tidak teratur, baik itu siang maupun di malam hari. Masalah kesehatan pilot yang sangat identik dengan jam terbang yang secara tidak teratur, hal ini pada dasarnya bukan serta merta merupakan peraturan yang dibebankan langsung oleh maskapai karena biasanya penambahan jam terbang juga menjadi target oleh pilot itu sendiri dengan beberapa alasan seperti di bawah ini:pilot tambah jam terbang

Memiliki peluang kerja yang besar

Dapat memperoleh peluang kerja yang lebih besar tidak hanya diutamakan bagi mereka (pada cadet) dalam menambah jam terbangnya dengan cara mengantongi lisensi, tetapi juga bagi para pilot yang sudah bekerja untuk dapat melamar ke maskapai penerbangan yang lain. Dengan adanya jam terbang yang tinggi, kemungkinan besar pilot akan lulus tes administrasi dan lanjut tes tahap berikutnya, entah itu TPA ataupun medex (tergantung dari peraturan airline). Perlu dicatat, semakin tinggi jam terbang yang telah diperoleh maka hal ini akan sangat memungkinkan bagi para pilot untuk lulus tes tahap awal. Artinya, dengan jam terbang yang tinggi pilot punya kesempatan dalam meniti karir menuju yang lebih baik.

Memperoleh gaji yang lebih tinggi

Salah satu cara pilot untuk meningkatkan penghasilannya adalah dengan menambah jam terbang. Inilah yang menjadi alasan mengapa para pilot kerap memprioritaskan jam terbang dalam setiap minggunya bahkan setiap hari agar jam terbang yang bisa diperoleh memenuhi target. Ingat, kian banyak pengalaman yang dimiliki oleh seorang pilot maka jasanya juga akan dinilai semakin tinggi. Tentu ini dapat memberi peluang untuk menanamkan kekayaan, baik dengan berinvestasi maupun berwirausaha dengan modal yang mampu diselisihkan dari gaji setiap bulannya.

Meningkatkan jabatan

Secara umum, gaji tergantung dari jabatan yang diduduki, begitu pula halnya dengan profesi pilot. Seperti jabatan sebagai captain pilot yang dinilai mencapai 70 juta rupiah, sedangkan first officer kurang lebih 40-45 juta rupiah. Untuk menjadi captain pilot itu sendiri harus sudah mengantongi jam terbang tertentu (yang ditentukan oleh airline tempat bekerja). Misalnya untuk jadi first officer jam terbang yang disayaratkan adalah hanya sebanyak 3000 jam, maka captain pilot ialah 5000 jam terbang. Namun, yang menjadi catatan dalam hal ini adalah ketika pilot berhasil mencapai jam terbang yang telah ditetapkan bukan berarti pilot sudah langsung naik jabatan, tapi harus dipromosikan oleh maskapai penerbangan terlebih dahulu dengan berbagai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sebelum melakukan penerbangan, seorang pilot memang terlebih dahulu mengecek kesehatan. Akan tetapi, hal ini tidak menjanjikan kesehatan pilot tetap baik-baik saja karena suhu di udara yang tidak stabil bisa saja membuat kesehatan menjadi menurun, terlebih untuk menerbangan di malam hari. Namun, demi mencapai target entah itu gaji ataupun jabatan tentunya pilot juga memprioritaskan kesehatan dengan baik seperti memenuhi nutrisi dan istirahat yang cukup.